Gempa yang cukup besar baru saja terjadi kemarin, 1 September 2009, di Jawa Barat dengan pusat gempa sekitar 100km barat daya Bandung dan Tasikmalaya.
Di sekitar pusat gempa, ada setidaknya 2 area padat gedung bertingkat yang merasakan getaran hebatnya, yaitu Bandung dan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Saat kejadian, ribuan orang berhamburan keluar gedung. Di setiap tangga darurat dan pintu keluar, semua orang panik berdesak-desakan berusaha keluar secepatnya dari gedung. Bukan hanya penghuni lantai 1, 2, 3, bahkan salah seorang teman di lantai 20 sebuah pencakar langit di Jakarta, turut berlarian keluar dari gedung saat gempa terasa. Bagaimana dengan penghuni lantai 40 ke atas?
Tunggu dulu, benarkah kita harus segera keluar gedung, tak peduli saat itu kita berada di lantai berapa saat gempa? Tentu saja TIDAK! Berdasarkan penelusuran penulis di beberapa sumber terkait, ternyata berusaha meninggalkan gedung saat terjadi gempa justru BERBAHAYA! Yang terbaik adalah mencari tempat terlindung, misalnya di bawah meja kokoh atau di dekat tiang utama bangunan (biasanya mengelilingi atau dekat lift).
Baca selengkapnya …
It was a day when we met
Double two and she was wet
I was in my room when it rained
And she came to the room of nerds
It was me and my mate
Nite after nite, together we were sealed
Don’t know how it happened
But surely she was the one we loved
It was the one who won the daddy cup
He always gets inside her without any jump
I knew everything would screw up
So I decided to over him with some cut
I took her go again and again
Betting everyday whether it will clear or rain
I proposed her many times in my pain
But she was thinking that I’m her bestfriend
written in the dark, waiting for that day, for my very last beloved princess
 |
Jadi ceritanya, kemarin Jumat sore saya mendapat surat panggilan untuk mengambil sebuah kiriman internasional berisi Blackberry di Kantor Pos Jakarta Selatan, Jl. RS Fatmawati No. 10. Tentu saja saya tidak mungkin ke kantor pos hari itu juga karena pastinya jalanan macet, becek, dan ga ada ojeg. |
Apalagi mengingat peringatan dari seorang teman :
Seno : “Mungkin ngga ya kalo sore gini ke Kantor Pos?”
Teman : “Jangan, ini hari Jumat.”
Seno : “Lho kenapa?”
Teman : “Pegawainya kalo Jumat pasti dari pagi itu jadwalnya senam. Setelah sholat jumat langsung pulang!”

Baca selengkapnya …
Ujian CCNA itu very easy sekali. Sekali ujian, pasti lulus! Ga percaya? 
Well, coba kita perhatikan.
Beberapa bulan yang lalu, tepatnya sekitar akhir 2008, salah seorang teman mengumpulkan beberapa orang melalui blognya untuk menjalani pendalaman materi menjelang ujian CCNA. Berawal dari bantu-bantu sedikit (bahasa Indonesianya apa sih), akhirnya saya tahu bahwa Beliau sedang mengembangkan training dengan materi CCNA yang dimampatkan. Bayangkan saja, training CCNA fast-track (training CCNA tercepat) yang biasanya dijalani selama 1-2 minggu, di tangannya cukup dengan hanya 4 hari.
Ketika tiba saat untuk melebarkan sayap trainingnya agar lebih berkembang, maka saya pun memutuskan untuk ikut bagian di dalamnya. Antara Desember 2008 dan Januari 2009, kami mulai mempersiapkan tempat yang lebih representatif, paket-paket training, optimizing situs web training CCNA, dan restrukturisasi di bidang manajemen usaha. Tidak main-main, beragam kemudahan kami berikan pada setiap peserta training, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga konsultasi. Tak lupa beberapa garansi kami gelontorkan, antara lain :
- 100% uang kembali jika tidak lulus CCNA
- 100% uang kembali jika kecewa dengan jalannya training
- 100% uang kembali jika masih tidak mampu mengkonfigurasi Cisco
- uang training dibayar belakangan
Tentu saja garansi di atas bukan hanya janji-janji kosong. Dari sekian banyak kelas yang sudah dibuka (sebelum dan sesudah saya bergabung), semua “alumninya” belum pernah sekalipun gagal dalam ujian CCNA! 100% berhasil dalam percobaan pertama, belum ada yang ujiannya sampai harus diulangi 
Kuncinya satu : training CCNA di ID-Networkers. Murah kok, cuma 2,5jt trainingnya, langsung dapat semua fasilitas dan garansi.
Jadi, masih ga percaya? 

Error while getting interface flags. Pesan error ini selalu (pasti) muncul di ethernet interface jika kita memindahkan atau meng-import image Debian virtual machine pada VMWare, baik itu VMWare Workstation, VMWare Server, maupun ESX. Bahkan juga terjadi pada virtualisasi Xen, baik Xen Enterprise maupun Xen Center.
Seperti yang kita ketahui, VMWare merupakan aplikasi yang memberikan solusi teknologi virtualisasi, banyak digunakan untuk pengadaan virtual node, virtual network, virtual computing, dll. VMWare terbukti tangguh, sangat efisien, dan dalam skala tertentu, reliabilitasnya terbukti tidak kalah dengan real machine. Bayangkan, dengan 1 high-end server, kita dapat membangun server farm yang terdiri dari 10 server lengkap dengan beberapa pc router 
Baca selengkapnya …
Alkisah di suatu sore di salah satu RS di Bekasi. Tepatnya 10 menit yang lalu 
Seno : (menelpon CS IM3 di nmr 100)
CS : Selamat sore….bla2 dst
Seno : Selamat sore bla2 dst (kasih tau nama – nmr hp)
CS : Ada yang bisa dibantu?
Seno : Begini, saya di RS Mitr* Keluarg* Bekasi Timur, sudah beberapa jam ngga bisa masuk jaringan Blackberry. Sinyalnya tertulis gsm, bukan GPRS huruf besar.
CS : Oh begitu. Keluar errornya apa?
Seno : Ya itu tadi, tulisannya bukan GPRS besar.
CS : Ok, sinyalnya bagaimana?
Seno : Penuh kok
CS : Baik, pulsanya sisa berapa?
Seno : Apa hubungannya sama pulsa, Mas? Bukannya BIS itu potong pulsa di awal?
(damn, kayaknya ini CS ga ngerti layanan blackberry deh)
CS : Baik Pak, tunggu sebentar ya
Seno : (rugi keluarin pulsa 400 perak buat telp CS gaptek)
CS : (kembali) Pak Seno, bisa tolong PIN-nya?
Seno : Dua Tiga Delta Delapan Empat dst (untung apal)
CS : IMEI-nya Pak?
Seno : (OMFG, *cek options, status* di hh) 367…. Dst
CS : OK, tunggu sebentar Pak
Seno : (menunggu lagi)
CS : (kembali) Pak, bisa tolong sebutkan nomor di belakang kartu?
Seno : Caranya gimana Mas? (Ngetes)
CS : Dicopot saja Pak, ada nomor lain yang bisa dihubungi?
Seno : Ngga perlu Mas, ini sudah ada 6200… Dst (bacain options – advanced – sim card)
OK, enough. Dan saat matiin telp CS, ternyata handheld sudah konek BIS lagi.
*mencoba bertahan dengan nomor IM3*